Ritual Mathematics mengemukakan tentang perhitungan matematika yang
digunakan dalam aktivitas masyarakat jawa untuk menghitung
hari/perhitungan tanggal. Dalam perhitungan menggunakan formula
menggunakan basis memberikan hasil yang relative benar. Akan tetapi
apabila perhitungan yang dilakukan tersebut untuk menentukan hari atau
tanggal pada beberapa waktu yang lampau tidak selalu menghasilkan hasil
yang benar, apabila tidak memperhatikan sejarah tentang kalender.
Misalnya
yang terjadi pada tahun 1582, Pope Gregory mengeset ulang kalender, 10
hari ditambahkan pada 5 Oktober 1582 menjadi 15 Oktober 1582. Tanggal 6
samapai tanggal 14 dianggap tidak ada. Perubahan yang terjadi tidak
semua sama pada tahun 1582, misalnya yang terjadi di United States
terjadi pada tahun 1752 terjadi penambahan 11 hari, tanggal 3 September
1752 berubah menjadi tanggal 14 September 1752. Kemudian yang terjadi di
Jepang pada tahun 1873, Rusia dan Negara tetangganya pada tahun 1917,
dan sebagainya.
Kita tidak bisa begitu saja mengabaikan
perubahan-perubahan yang terjadi dalam melakukan perhitungan hari dan
tanggal di masa lampau. Akan tetapi memang untuk perhitungan tanggal dan
hari maupun hari pasaran dalam kehidupan sehari-hari di jawa tidak
terlalu terpengaruh oleh sejarah tersebut karena waktu perhitungan
adalah waktu sekarang, yang tentu saja jarak waktunya tidak terlalu
lama, yaitu 7 hari, 35 hari, 40 hari, 100 hari, dan 1000 hari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar